Salah satu projek musikal yang saya sukai adalah menggubah puisi menjadi lagu. Lagi-lagi saya berkesempatan melakukan hal projek ini, kali ini pada puisi dari penyair influensial Sitor Situmorang. Sitor Situmorang telah mendahului kita, berlanjut pada fase kehidupan yang lain, pada 21 Desember 2014 lalu, dan 20-22 April kemarin, pihak keluarga dan Akademi Jakarta menyelenggarakan rangkaian acara untuk mengenang kehadiran serta pengaruh beliau terhadap Indonesia. Sebagai salah satu pengisi acara di hari terakhir rangkaian acara 100 Kenangan Sitor Situmorang: Belajar Menjadi Indonesia ini, saya memusikalisasi puisi Sitor yang berjudul “Berita Perjalanan”. Bagi saya, puisi ini menyingkap perasaan-perasaan pengembara manapun yang mau duduk sebentar untuk merefleksikan gegap gempita perjalanan-perjalanannya. Semoga saya berhasil merangkum perasaan-perasaan tersebut dalam lagu ini secara musikal.

Syair

Berita Perjalanan

Buat H. B. Jassin

Kujelajahi bumi dan alis kekasih
Kuketok dinding segala kota
Semuanya menyisih

Keragaman nikmat bebas
Serta kerdilnya ikatan batas
Tersisa di tangkapan hanya hampa

Saat memuncak
Detik menolak
Terbanting diri pada kebuntuan

Hari berontak
Batas mengelak
meruah ingin dalam kekosongan

Jakarta, A’dam, Paris, Genova satu nama
Salju Alpina di Jibuti Gurun Afrika

Sejak itu sepakat kebuntuan
Jadi teman seperjalanan kekosongan
Dalam sajak mencari kepenuhan
Perang antara kesetiaan dan pengembaraan.