Negentropy 5 in E Major (Single)

2018

Released on 16 April 2018

Lyrics

Frau – Negentropy 5 in E Major 
song and lyrics: Leilani Hermiasih

Hai, henti sejenak
Aku terengah susul langkahmu
Ah, begitu lambat
Tak tahukah ku terburu-buru, terburu-buru

Selaraskah nada-nada nafas kita
Serasikah warna-warna watak kita
Setimpalkah beban-beban berat kita
Sebanding bebayang haluan di seberang (sana)

Hai, cepatlah sudah
Sabarku habis tunggu langkahmu
Ah, begitu cepat
Tak tahukah ku kauburu-buru, kauburu-buru

Hai, henti sebentar
Mari benahi irama langkah
Ah, mungkin kau benar
Mari benahi irama langkah, irama langkah
Langkahku, langkahmu, langkah kita

Credits

Written and Performed by Frau

Recorded at Kua Etnika Studio

Mixed and Mastered at Sangkar Emas Studio

Mixed and Mastered by Anton Gendel

Cover illustration by Restu Ratnaningtyas

Layout by Alfonsus Lisnanto

Production manager Adi Adriandi

Produced and distributed by Sbatu Records

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Frau merilis single kedua dari kantong mini album Tembus Pandang yang dirilis akhir tahun 2017 lalu. Setelah sebelumnya mengeluarkan single Sembunyi, Frau merilis single Negentropy 5 in E Major.

Single berbahasa Indonesia ini merupakan track penutup Tembus Pandang. Selain dua lagu yang sudah disebutkan di atas, album keempat Frau ini juga memuat dua buah lagu lain.

Proyek Tembus Pandang ini sendiri, sebenarnya merupakan proses bersama yang dilakukan oleh Leilani Hermiasih dari Frau dan seniman lukis Restu Ratnaningtyas. Proyek yang sudah digagas sejak beberapa tahun yang lalu itu, akhirnya diselesaikan dan kemudian disajikan kepada orang banyak lewat dua sumbu perasa; pendengaran dan penglihatan dalam wujud mini album ini.

“Negentropy 5 in E Major adalah sebuah dialog antara (setidaknya) dua pribadi yang berjalan bersama. Siapapun yang memutuskan untuk berjalan bersama, selalu harus mencoba mencari irama langkah yang selaras; kadang satu dianggap terlalu cepat, kadang yang lainnya terlalu lambat. Penyesuaian itu selalu terjadi. Hanya ketika keduanya sadar akan kerumitan perjalanan bersama, baik itu langkah, jarak, rintangan hingga tujuan, mereka akan sampai pada kesimpulan untuk selalu mencoba menyesuaikan segalanya,” cerita Leilani, tentang lagu ini.

Tembus Pandang sendiri tersedia dalam bentuk cakram padat dan telah beredar luas dan dirilis oleh Sbatu Records, perusahaan rekaman yang juga dimiliki oleh Frau.

“Edisi terbatasnya habis. Yang ada sekarang hanya edisi reguler. Kami merasa terbantu oleh kawan-kawan yang mau mendistribusikan rekaman ini supaya mudah ditemukan oleh publik. Single ini juga dimaksudkan untuk memperpanjang cerita album ini,” tutur Adi Adriandi, manajer Frau.

Untuk mendapatkan album ini, pendengar bisa langsung menghubungi Sbatu Records atau mengontak sejumlah rekanan mereka yang mendistribusikan dengan tagar #TembusPandang. (*)

 

Informasi tentang Frau:
Adi Adriandi
0818-0427-0113