Starlit Carousel

2010

Released on
11 March 2010

Credits

Producer
Leilani Hermiasih

Co-producer
Yes No Wave Music

All Tracks Written and Performed by
Frau

except “Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa”
composed and written by Melancholic Bitch

Guest Vocals on “Rat And Cat”
Wok The Rock

Guest Keyboard on “Salahku, Sahabatku”
Nadya Hatta

Guest Vocals on “Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa”
Ugoran Prasad

All Material Recorded, Mixed, and Mastered at
3db Indonesia, Yogyakarta

Edited by
Opek

Mixed and Mastered by
www.rumblefighters.com

Mixed and Mastered by
Anton Gendel

Artistic Director
Wok The Rock

Photo by
Edwin Dolly Roseno

Sleeve cover by
Wok the Rock

Production manager
Adi Adriandi


All audio works in this album are mastered at -10dbfs rms which is mean that you need to turn up little bit your speaker level for better hearing sensation. If you feel “too much” when you listen up this material on home/desktop or any stereo system, please feel free to cut around 3db at 125hz or 4khz on your multimedia equalizer.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Sebuah Ruang Dialog Bernama Frau

Momen paling pribadi saya adalah ketika saya sedang berbicara dengan diri saya sendiri di dalam hati. Momen-momen semacam ini biasanya terjadi ketika sedang berada di atas motor. Jalanan yang ramai dan padat. Sinar matahari yang panas. Suara-suara mesin yang menderu. Para pengendara jalan yang anonim. Semuanya bahu membahu untuk menghasilkan ruang-ruang dialog instan bagi saya dan diri saya sendiri.

Setiap orang memiliki ruang dialognya masing-masing. Ada yang berbicara dengan dirinya sendiri sebelum tidur malam. Ada yang melakukannya ketika sedang berbelanja. Ada yang melakukannya ketika sedang menggosok gigi. Dan saya merasa Leilani Hermiasih melakukannya ketika bermain bersama Oskar, pianonya. Dan ruang dialog mereka bernama Frau.

Dalam Frau, Leilani dan Oskar bercakap-cakap mengenai hal-hal sederhana yang terjadi di sekitar mereka. Mulai dari merakit mesin penenun hujan, menyamar menjadi laki-laki, hingga hubungan benci tapi rindu antara kucing dan tikus. Siapapun dapat membuat definisi sendiri atas lirik lagu Frau. Tapi arti sebenarnya, mungkin hanya Leilani dan Oskar yang tahu.

Jadi bagi yang sudah membeli CD atau mengunduh album Starlit Carousel, bersiaplah menjadi penguping obrolan antara Lani dan Oskar, dalam sebuah ruang dialog bernama Frau.

Syafiatudina